Tampilkan postingan dengan label Sajak dan Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sajak dan Puisi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Mei 2018

Selasa, 24 Januari 2017

Senin, 21 Maret 2016

Minggu, 04 Oktober 2015

Selasa, 05 Mei 2015

Senin, 04 Mei 2015

Kamis, 05 Februari 2015

Tentang Pagi

Standard
TENTANG PAGI
Oleh: Muthiasari Atifa Ramadhani


Pagiku adalah tentang dua unggas
Meniti waktu barang untuk dua butir beras
Pagiku tentang menjemput harapan
Dan manusia saling memuliakan
Pagiku tentang suara ibu
"Sampai jumpa hari Sabtu...."


Wonogiri, 1 Februari 2015. Untuk hari Minggu yang begitu menyenangkan...

Senin, 02 Februari 2015

Sabtu, 31 Januari 2015

KEPADA ILALANG

Standard
KEPADA ILALANG
 Oleh: Muthiasari Atifa Ramadhani


Ini  bukan tentang separuh hati yang hilang
Melainkan bagaimana berlari bersama di antara ilalang
Kemudian bernyanyi dan kaki siap menerjang

Semua telah diatur
Menapaki sendiri pada tiap jalur
Angin yang membawa kita
Bertemu pada satu cerita

Senin, 28 April 2014

Jumat, 18 April 2014

MERAJUT KISAH DI PULAU DEWATA

Standard


MERAJUT KISAH DI PULAU DEWATA
Oleh : Muthiasari Atifa Ramadhani

Aku bersiap menjemput mentari
Membangun pulau dalam imajinasi
Melukis indah pembawa inspirasi
Dengan segepok perkakas ilusi

Tanah dewata tersenyum melambai
Angin bertiup berdesah membelai

Kamis, 03 April 2014

KITA ADALAH PEMILIK SAH REPUBLIK INI

Standard
KITA ADALAH PEMILIK SAH REPUBLIK INI
Oleh: Taufiq Ismail

Tidak ada pilihan lain. Kita harus
Berjalan terus
Karena berhenti atau mundur
Berarti hancur

Apakah akan kita jual keyakinan kita
Dalam pengabdian tanpa harga
Akan maukah kita duduk satu meja
Dengan para pembunuh tahun yang lalu
Dalam setiap kalimat yang berakhiran
"Duli Tuanku?"

Jumat, 28 Februari 2014

SINAR KOKOH

Standard

SINAR KOKOH
Oleh : Muthiasari Atifa Ramadhani

Aku ingin seperti batu karang
Yang kokoh berdiri menemani laut
Tetap kuat barang laut menghantam ribuan kali
Tersenyum menemani laut tanpa bosan
Ketika ia menjerit, tak ada suara
Melepas penat dari kehidupan
Menangispun tanpa air mata

Aku ingin seperti bintang
Berkilau tersenyum ramah
Menyapa dan menuntun melalui sinarnya
Memberikan cerah di antara kelamnya dunia
Menemani setiap insane berjalan di tengah gelapnya malam

Rabu, 15 Januari 2014

PESAN INDAH SANG MALAM

Standard



Oleh: Muthiasari Atifa Ramadhani
 


Kala gundah menerpa kalbu
Kaki tetap gigih menyusuri sudut jalan
Yang temaram juga berhias melodi sendu
Mencari yang sekiranya menghibur diri
Lenyapkan suasana hati yang lebih dari sekedar berkeping

Guratan indah wajah sang langit malam
Menorehkan warna rupa pemilik hati suram